Jalan Panjang Proses Pembebasan Lahan, Warga Kadi Pada Sudah Bosan Dengan Janji Yang Sama

- Kamis, 16 Maret 2023 | 20:57 WIB
Salah Satu Pemilik Lahan, Stepanus Lende Ngongo saat ditemui di kediamannya, Desa Kadi Pada, Kecamatan Kota, Sumba Barat Daya (Foto : R.T)
Salah Satu Pemilik Lahan, Stepanus Lende Ngongo saat ditemui di kediamannya, Desa Kadi Pada, Kecamatan Kota, Sumba Barat Daya (Foto : R.T)

GALERISUMBA.COM - Salah satu pemilik lahan Stepanus Lende Ngongo, Desa Kadi Pada, Kecamatan Kota mengaku kecewa dengan belum adanya tindakan proses lebih lanjut yang dilakukan Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya .

Bentuk kekecewaan pihak pemilik tanah disampaikan dengan dibangun rumah yang menutup akses jalan menuju kantor pemerintah Sumba Barat Daya.

Hal ini dilakukan karena pihak pemilik tanah mempertanyakan kejelasan soal ganti rugi lahan yang belum dibayarkan dan sudah dijanjikan selama bertahun-tahun.

Stefanus menyebut bahwa belum ada perincian uang ganti rugi dalam beberapa kali pertemuan secara tatap muka dengan pihak pemerintah daerah.

Baca Juga: Tuntut Proses Penyelesaian Lahan , Masyarakat Desa Kadi Pada Tutup Akses Jalan

"Sudah pernah tatap muka dengan Bupati. Janji uang ganti rugi, tapi belum ada kesepakatan yang mengikat, belum jelas nilainya dari pemerintah daerah dengan kami pemilik tanah. Pokoknya tiap tahun hanya bilang mau selesaikan, itu saja janjinya" Ungkap Stefanus kepada media Galerisumba, Kamis (16/03/2023).

Rumah yang dibangun warga ditengah jalan umum sebagai bentuk kekecewaan karena tidak ada penyelesaian lahan dari Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya
Rumah yang dibangun warga ditengah jalan umum sebagai bentuk kekecewaan karena tidak ada penyelesaian lahan dari Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya (Foto : R.T)

Dalam penuturannya, Stefanus mengaku merasa dirugikan dengan tidak terselesaikannya pembayaran lahan yang dimanfaatkan pemerintah Sumba Barat Daya.

"Tanah ini sebetulnya pas-pasan untuk kami mau membangun dan kerja kebun. Kami bisa saja sewakan tanah ini, namun karena sudah dipakai Pemda, kami sekarang merasa dirugikan," Ujarnya

Ia meminta pihak Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya agar secepatnya menyelesaikan persoalan lahan tersebut.

"Kami minta kalau bisa secepatnya diselesaikan sebelum berakhir masa jabatan. Kalau memang uang pembayaran sudah ada, kami minta selesaikan secepatnya," Ungkap Stepanus.

Editor: Hendrikus Kondo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X