GMNI 'Suntik Mati' Perpecahan! Deklarasi Persatuan Nasional di Bali, Siap Jadi Organisasi Pelopor

photo author
Tobias U Deta, Galeri Sumba
- Selasa, 16 Desember 2025 | 16:32 WIB
GMNI 'Suntik Mati' Perpecahan! Deklarasi Persatuan Nasional di Bali, Siap Jadi Organisasi Pelopor
GMNI 'Suntik Mati' Perpecahan! Deklarasi Persatuan Nasional di Bali, Siap Jadi Organisasi Pelopor

​GALERISUMBA.COM – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) secara resmi mengukuhkan komitmennya untuk mengakhiri fragmentasi internal dengan menggelar Rekonsiliasi Persatuan Nasional.

Agenda penting ini, yang dirangkai dengan Pengukuhan Pengurus DPP GMNI Periode 2025–2028, berlangsung di Inna Bali Heritage, Denpasar, Bali, pada 15–17 Desember 2025.

Baca Juga: Belum Terdaftar PBI JKN? Ini Syarat dan Cara Dapat Bansos Kesehatan Gratis dari Pemerintah

​Deklarasi monumental ini menegaskan kembalinya keutuhan organisasi sebagai fondasi perjuangan mahasiswa nasionalis. GMNI kini bertekad memulihkan peran historisnya di tengah tantangan kebangsaan yang kompleks.

​Ketua Umum DPP GMNI demisioner, Arjuna Putra Aldino, menegaskan bahwa persatuan adalah harga mati bagi kebangkitan GMNI. Ia menekankan perlunya menempatkan kepentingan organisasi di atas ego pribadi.

Baca Juga: Cek Sekarang! BPNT Tahap Akhir 2025 Cair hingga Akhir Tahun, Ini Cara Pastikan Nama Anda Terdaftar

​“Persatuan adalah jalan satu-satunya agar GMNI kembali menjadi organisasi pelopor di tengah zaman yang meleset, dengan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan dan ego pribadi,” ujar Arjuna seperti yang di lansir di bidikfakta.id (16/12/2025).

​Arjuna juga secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru, Muhammad Risyad Fahlefi dan Patra Dewa, sebagai nahkoda GMNI periode 2025–2028. Ia optimis bahwa di bawah kepemimpinan ini, GMNI akan membangun gerakan yang progresif dan revolusioner yang lahir dari penghayatan ideologi dan rasa senasib sepenanggungan antar kader.

Baca Juga: Daftar Bansos yang Cair Setiap Tahun, Banyak yang Belum Tahu Kamu Bisa Dapat Ini

​Menyambut seruan persatuan tersebut, Ketua Umum DPP GMNI Periode 2025–2028, Muhammad Risyad Fahlefi, menyatakan bahwa deklarasi ini jauh melampaui seremoni semata. Ini adalah titik awal konsolidasi ideologis dan organisatoris GMNI.

​“Persatuan bukan tanda kelemahan, tetapi kesadaran kolektif bahwa GMNI jauh lebih besar dari ego, jabatan dan luka masa lalu,” kata Risyad.

Baca Juga: Bansos Desember 2025 Akhirnya Cair, Ini Daftar Lengkap dan Cara Cek Penerima yang Wajib Kamu Tahu

​Risyad menekankan bahwa tanpa persatuan ideologi akan kehilangan daya geraknya. Oleh karena itu, GMNI harus kembali berdiri tegak sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan yang berakar kuat pada Marhaenisme dan ajaran Bung Karno.

​“Persatuan harus diwujudkan melalui penguatan organisasi, kaderisasi dan keberpihakan pada rakyat,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tobias U Deta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X