GALERISUMBA.COM – Para ilmuwan telah mengkonfirmasi sebuah gua di bulan, tidak jauh dari tempat Neil Armstrong dan Buzz Aldrin mendarat 55 tahun yang lalu, dan menduga ada ratusan lagi yang bisa menampung astronot masa depan.
Sebuah tim yang dipimpin Italia melaporkan bahwa ada bukti untuk gua yang cukup besar yang dapat diakses dari lubang terdalam yang diketahui di bulan. Terletak di Sea of Tranquility, hanya 250 mil (400 kilometer) dari lokasi pendaratan Apollo 11.
Lubang itu, seperti lebih dari 200 lainnya yang ditemukan di sana, diciptakan oleh runtuhnya tabung lava.
Baca Juga: Guncangan Politik NTT: Ansy Lema dan Refafi Gah Berpotensi Jadi Duet Maut di Pilgub 2024!
Para peneliti menganalisis pengukuran radar oleh Lunar Reconnaissance Orbiter NASA, dan membandingkan hasilnya dengan tabung lava di Bumi. Temuan mereka muncul di jurnal Nature Astronomy.
Data radar hanya mengungkapkan bagian awal dari rongga bawah tanah, menurut para ilmuwan. Mereka memperkirakan lebarnya setidaknya 130 kaki (40 meter) dan panjang puluhan yard (meter), mungkin lebih.
"Gua bulan tetap menjadi misteri selama lebih dari 50 tahun. Jadi sangat menyenangkan akhirnya bisa membuktikan keberadaan," tulis Leonardo Carrer dan Lorenzo Bruzzone dari Universitas Trento, dalam email sebagaimana dilansir dari AP News oleh Galerisumba.com pada Selasa, 16 Juli 2024.
Sebagian besar lubang tampaknya terletak di dataran lava kuno bulan, menurut para ilmuwan. Mungkin juga ada beberapa di kutub selatan bulan, lokasi yang direncanakan pendaratan astronot NASA akhir dekade ini. Kawah yang dibayangi secara permanen di sana diyakini menampung air beku yang bisa menyediakan air minum dan bahan bakar roket.