Iklan Penipu Panik! Gemini Jadi Senjata Baru Google, Ratusan Juta Konten Langsung Dihapus

photo author
Yanto Tena, Galeri Sumba
- Sabtu, 18 April 2026 | 07:06 WIB
Ilustrasi keamanan data Android saat fitur AI Gemini aktif dan risiko akses percakapan pribadi. (Treeya Dewi Kania/Sewaktu.com)
Ilustrasi keamanan data Android saat fitur AI Gemini aktif dan risiko akses percakapan pribadi. (Treeya Dewi Kania/Sewaktu.com)

GALERI SUMBA - Perusahaan teknologi Google terus memperkuat upaya dalam memberantas iklan penipu yang beredar di platform digitalnya.

Melalui teknologi kecerdasan buatan generatif, Gemini, Google kini mampu menekan peredaran iklan sesat yang kerap merugikan pengguna internet.

Dalam laporan Google 2025 Ads Safety Report, Google mengungkapkan bahwa di Indonesia saja terdapat 191,9 juta iklan sesat yang telah dihapus.

Tak hanya itu, sebanyak 385 ribu akun pengiklan juga ditangguhkan karena melanggar kebijakan terkait iklan penipu tersebut.

Baca Juga: Kenapa Harus Pilih Oppo A6s Pro? Ini Spesifikasi Gahar dan Harga Terbarunya!

Secara global, penggunaan Gemini oleh Google juga menunjukkan hasil signifikan. Sepanjang 2025, Google berhasil memblokir atau menghapus lebih dari 8,3 miliar iklan.

Selain itu, sekitar 24,8 juta akun turut ditangguhkan, termasuk 4 juta akun yang terindikasi terlibat dalam praktik penipuan.

VP & General Manager Ads Privacy and Safety Google, Keerat Sharma, menjelaskan bahwa pemanfaatan Gemini menjadi langkah besar dalam mendeteksi iklan penipu sejak dini.

“Kami telah lama menggunakan AI canggih untuk mengidentifikasi dan menghentikan penipu (scammers), dan Gemini membawa upaya tersebut jauh lebih maju. Model kami menganalisis ratusan miliar sinyal—termasuk usia akun, isyarat perilaku, dan pola kampanye—untuk menghentikan ancaman sebelum sampai ke pengguna,” ujar Keerat Sharma, sebagaimana dilansir dari ANTARA, Sabtu (18/04/2026).

Baca Juga: Kamera 50MP, Baterai Jumbo, Harga Terjangkau! Oppo A6s Pro Jadi HP Midrange Paling Worth It 2026?

Ia menambahkan, sistem terbaru Google kini tidak lagi hanya mengandalkan kata kunci dalam mendeteksi pelanggaran.

Gemini memungkinkan Google memahami maksud atau intent dari sebuah iklan, sehingga iklan penipu yang berusaha mengelabui sistem tetap dapat terdeteksi.

Dengan kemampuan tersebut, Google dapat mengenali dan memblokir konten berbahaya secara lebih cepat dan lebih akurat.

Bahkan, iklan yang dirancang untuk menghindari deteksi pun kini bisa diantisipasi lebih awal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yanto Tena

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X